Oleh : | 20 Juli 2023 | Dibaca : 545 Pengunjung
Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karangasem menyelenggarakan sarasehan melibatkan seluruh Kelompok Informasi masyarakat (KIM) se-Kabupaten Karangasem dengan topik percepatan penurunan stunting yang menjadi program strategis Kabupaten Karangasem, serta menyikapi perubahan iklim yang terjadi saat ini sebagaiupayamitigasidalammembangun budayasadarbencana, bertempat di Aula Diskominfo, Kamis (20/7/2023).
Dalam sambutannya Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karangasem, I Komang Agus Sukasena, S.IP., MAP mengatakan bahwa dalam perkembangan era digital saat ini menjadi sebuah tantangan serius yang harus disikapi secara cermat melalui upaya peningkatan kapasitas KIM yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam memanfaatkan dan menyebarluaskan informasi secara positif.
Lebihlanjut Sukasena mengatakan untuk meningkatkan fungsi dan peran KIM sebagai mtrastrategis pemerintah daerah dalam melakukan diseminasi informasi publik, Diskominfo telah mengundang narasumber dari Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem untuk menyampaikan materi sebagaimana isu nasional yang berkembang saat ini. Dan mengharapkan apa yang disampaikan oleh kedua Narasumber dapat menjadi bahan diskusi dalam aktivitas KIM dan untuk selanjutnya dapat disebarluaskan informasinya secara positif ke masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. I Guti Bagus Putra Pertama, MM sebagai narasember dalam paparannya menyampaikan bahwa Stunting berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunkan produktifitas, dampak kedepannya menghambat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kemiskinan serta kesenjangan. Stunting disebabkan oleh faktor Multidimensi antara lain, praktek pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC-Ante Natal Care, Post Natal dan pembelajaran dini yang berkualitas, kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi. Upaya yang dilakukan untuk memutus mata rantai stunting melalui peningkatan Pelayanan Kesehatan Menuju Pelayanan Kesehatan Semesta terutama penguatan pelayanan Kesehatan Dasar dengan mendorong upaya pelayanan Promotif dan preventif didukung inovasi dan pemanfaatan tekhnologi.
Narasumber dari BPBD, I Made Sumereka Regen, ST., MAP., memaparkan tentang gambaran umum Kebencanaan di Kabupaten Karangasem, adapun ancaman bencana yang ada di Kabupaten Karangasem antara lain, Gempa Bumi, Letusan Gunung Api Agung, Banjir Bandang, Banjir, Cuaca extrim, Gelombang extrim dan Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Kekeringan, Tanah Longsor, Tsunami, Epidemi dan Wabah Penyakit dan Gagal Teknologi. Adapun upaya-upaya yang dilakukan untuk pengurangan resiko bencana melalui mengurangi bahaya dengan Pencegahan, mengurangi Kerentanan dengan Mitigasi (Struktural, Non struktural dan Kultural) dan Pengalihan (Risk Transfer) dan meningkatkan kapasitas dengan Kesiapsiagaan. (Diskominfo)
Oleh : | 20 Juli 2023 | Dibaca : 545 Pengunjung
Pimpinan Karangasem Gelar Mancakrida (Outbond) maknai Moment Valentine
30Bupati Karangasem Ikuti Entry Meeting BPK RI Pemeriksaan LKD 2025
23Pemkab Karangasem Koordinasi ke Kanreg BKN Wilayah X Denpasar
27Bupati Karangasem Hadiri Silaturahmi Wapres Bersama Pelaku Usaha Pariwisata
30Karangasem Beralih Kepengolahan Sampah Modern Berbasis Sumber

Total Hits : 3275827
Pengunjung Online: 3