TOPIK FORUM
Om Swastyastu Selamat Sore saya selaku salah satu muda/mudi masyarakat Padangkerta karangasem dalam rangka rahina Pengrupukan dan Nyepi Tahun Caka 1940 / Tahun 2018 memohon untuk diadakaannya perlombaan ogohogoh guna menjunjung kreatifitas anak muda di daerah karangasem serta untuk mendorong anak muda melakukan kegiatan positif seperti bergotong royong membuat karya yang nantinya dapat dipentaskan. Anak muda dikarangasem saya rasa butuh adanya acaraacara seperti ini daripada sekedar hanya trektrekan dan minumminum yg tentunya akan berefek negatif bagi kita semua warga karangasem. Tahun lalu juga saya sempat melakukan permohonan tetapi dikarenakan belum adanya persiapan saat itu pemkab menjanjikan akan mengadakan lomba pasa tahun depan yakni 2018. Walau kita semua tahu dalam kondisi yang masih siaga Gunung Agung tapi setidaknya saya harap pemerintah kabupaten karangasem dapat mengusahakan diadakannya lomba ini. Saya harap pemkab karangasem dapat melihat kabupaten/kota lainnya diBali yang dengan semangat.. bahkan telah melakukan pengumuman lomba serta memberikan dana awal sebagai bentuk dukungan terhadap kreatifitas anak muda di daerahnya. Saya harap pesan ini dapat ditanggapi dengan baik tidak ada unsur paksaan bagi kami apabila pemkab bersedia melaksanakan lomba saya harap dipersiapkan dengan sebaikbaiknya untuk lokasi lomba saya harap bisa dilakukan di Lapangan Tempat biasa mengadakan expo (Jalur 11) dengan panggung dan persiapan matang hal ini juga bertujuan untuk mengurangi membludaknya penonton ogohogoh yang malah beralih dari kota ke desa (dalam hal ini ke daerah Bebandem) setiap tahunnya untuk menonton Festival Ogohogoh. Demikian surat ini saya sampaikan saya harap bisa dibaca dan ditanggapi dengan baik Salam Hormat Terimakasih/ Suksma
Semoga Penerangan di karang asem lebih baik lagi
Tingginya tingkat pengangguran menjadi perhatian serius Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten[urlhttps://www.google.co.id/]Karangasem[/url]. Berbagai program untuk menekan angka pengangguran terus dilakukan. Salah satunya dengan mengadakan program pelatihan Bahasa Jepang dan Pelatihan Keterampilan Berbasis Kompetensi. Tahun ini Disnakertran Karangasem mengadakan pelatihan terhadap 173 orang. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama satu bulan penuh Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans sehingga siap untuk diterjunkan ke dunia kerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten a href"https://www.google.co.id/"Karangasem/a Nyoman Suradnya saat membuka acara pelatihan di Aula Disnakertrans Karangasem Selasa (16/5) kemarin menyampaikan bahwa program pelatihan yang diikuti 173 peserta tersebut terbagi kedalam 8 bidang pelatihan. “Pelatihan Bahasa Jepang diikuti 25 orang pelatihan Teknisi AC diikuti 20 orang pelatihan Sekretaris Kantor diikuti 20 orang Pelatihan Mekanik Sepeda motor diikuti 36 orang pelatihan menjahit diikuti 20 orang pelatihan tata rias diikuti 20 orang pelatihan operator garmen diikuti 16 orang dan pelatihan Las diikuti 16 orang jadi total 173 orang” ujarnya. Bahkan pihaknya menyampaikan dari 173 orang tersebut 14 diantaranya merupakan anakanak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II B Karangsem. “Kami memang sudah ada MoU dengan Kepala Lapas Anak untuk beri pelatihan kepada anakanak yang akan bebas dari penjara” terangnya. Suradnya menambhakan bahwa masih banyak pelamar yang harus tersisih tidak bisa ikut pelatihan karena keterbatasan anggaran. Sebab kouta yang bisa disiapkan hanya untuk 173 orang. “Mudahmudahan kedepan anggarannya ditambah” pungkasnya.
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali akan mengadakan rapat koordinasi dengan bupati KPU Kabupaten Karangasem dan pihak terkait untuk mencari solusi mengenai kemungkinan hambatan pelaksanaan pilkada karena status vulkanis Gunung Agung. "Harapan kami setelah dilakukan rapat koordinasi yang akan kami laksanakan pada Rabu (11/10) maka segera bisa ditentukan langkah yang akan diambil ke depannya" kata Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi di Denpasar Selasa (10/10). Menurut dia harus segera ada solusi terhadap kemungkinan kendala pilkada di Kabupaten Karangasem. Alasannya sudah mendesak waktu pembentukan badan adhoc penyelenggara pemilu di tingkat bawah selain dihadapkan pada tahapan verifikasi dukungan calon perseorangan untuk Pilkada 2018 dan verifikasi parpol peserta Pemilu 2019. Pihaknya sejauh ini belum mengambil keputusan terkait pelaksanaan pilkada di Kabupaten Karangasem di tengah kondisi ratusan ribu warga setempat yang mengungsi ke sembilan kabupaten/kota di Bali. "Misalnya boleh apa tidak untuk dibangun TPS di tempat pengungsian a href"http://ideharga.blogspot.co.id/2016/02/hargakulkas1pintu.html"kulkas 1 pintu/a ketika nanti benarbenar terjadi erupsi. Begitu pula dengan bagaimana verifikasi partai politik dan verifikasi dukungan calon perseorangan" ucapnya. Oleh karena menyangkut regulasi tambah Raka Sandi maka kewenangan yang memutuskan ada di KPU RI. Sehingga dalam rapat tersebut juga melibatkan salah satu komisioner KPU RI dari divisi hukum. "Selama ini selain kami sudah melakukan langkah koordinasi dengan berbagai pihak kami juga menghimpun seluruh regulasi kepemiluan yang berlaku. Bahan tersebut akan disampaikan ke KPU untuk dilakukan kajian sehingga dalam waktu dekat bisa diambil kebijakan" ucapnya. Raka Sandi menambahkan dalam regulasi kepemiluan selama ini memang belum diatur mengenai kondisi seperti di Bali. Tetapi dari kasus Gunung Agung itu bisa saja KPU akan menerbitkan satu ketentuan khusus. Dia mengemukakan selama ini dalam regulasi yang diatur ada dua jenis yakni pertama ada istilahnya pemilu susulan ketika di suatu daerah dari awal tidak bisa dilaksanakan pemilu maka pemilu dilakukan menyusul. Yang kedua yakni adanya pemilu lanjutan ketika misalkan ada sejumlah tahapan tetapi ada beberapa tahapan yang sudah berjalan dan sisanya tidak bisa dijalankan maka dilanjutkan sampai selesai.
Selama anda menjabat berapa kali pelabuhan padang bai bermasalah. Apakahh sekala prioritas anda? Kenapa tidak ada wacana untuk memindahkan pelabuaha yg sudah berapakali bermasalah. Padang bai sudah tidak layak lagi. Jgn berpikir mundur dong. Daerah lain sudah maju. Anda salah satu akses mauk bali. Coba anda pikir. 3 jam antri bongkar di laut seharusnya 3 jam itu kita udah sampai tujian yg lain dan ketemu keluarga. Pikirkanlah itu
Kirim Forum

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
Kabupaten Karangasem

Ir. Pande Komang Ardita, MM
NIP. 19580808 198403 1 018
Banner
Kritik Saran
Polling
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website Diskominfo?
Statistik

Total Hits : 1230698

Pengunjung Online: 1